Scroll untuk baca artikel
Example 325x300


Ketapang

Bupati Ketapang Pimpin Apel Pembukaan Retret Kepala Desa Terpilih 2025

141
×

Bupati Ketapang Pimpin Apel Pembukaan Retret Kepala Desa Terpilih 2025

Share this article


PosKalbar.com – Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, S.STP., M.Si., memimpin apel pembukaan sekaligus memberikan pembekalan pada kegiatan Retret Kepala Desa hasil Pemilihan Serentak Tahun 2025, yang digelar di Lapangan Kompi Senapan C Batalyon Infanteri 643/Wanara Sakti, Ketapang, Senin (8/12/2025) pagi.

 

Kegiatan retret yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Ketapang ini diikuti oleh 43 Kepala Desa terpilih hasil pemilihan serentak tahun 2025.

 

Dalam sambutannya, Bupati Ketapang menegaskan bahwa kegiatan retret bukan sekadar seremonial, melainkan momentum penting untuk membentuk karakter kepemimpinan, disiplin, integritas, serta orientasi pengabdian bagi para Kepala Desa.

 

Menurutnya, dalam menjalankan tugas, Kepala Desa dituntut memiliki kepekaan dalam menghadapi berbagai dinamika pembangunan desa. Oleh karena itu, retret yang dijadwalkan berlangsung selama tiga hari tersebut diharapkan mampu memberikan wawasan dan pemahaman yang komprehensif bagi para peserta.

 

“Desa akan menghadapi tantangan baru. Transformasi digital berjalan cepat, akuntabilitas penggunaan Dana Desa semakin diperketat, kemiskinan ekstrem harus ditekan, serta Koperasi Desa Merah Putih dan BUMDes harus dikelola sebagai badan usaha yang profesional,” ujar Bupati.

 

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya pembangunan ketahanan pangan yang tidak bersifat seremonial, melainkan melalui program yang konkret, terukur, dan berkelanjutan.

 

“Karena itu saya tegaskan, Kepala Desa tidak boleh bekerja biasa-biasa saja, hanya menjalankan rutinitas dan pengelolaan administrasi semata,” tegasnya.

 

Penegasan tersebut disampaikan Bupati karena Kabupaten Ketapang membutuhkan pemimpin desa yang memiliki terobosan dan kemampuan beradaptasi guna mempercepat pembangunan. Dengan masa jabatan delapan tahun, Kepala Desa diharapkan mampu membawa masyarakat semakin sejahtera dan mewujudkan desa yang mandiri, bukan justru mewariskan masalah dan konflik.

 

“Integritas tidak bisa ditawar. Jangan sekali-kali bermain dengan penyimpangan Dana Desa dan melanggar regulasi. Pahami aturan dalam perencanaan pembangunan, lengkapi data, serta jalin keharmonisan dengan seluruh perangkat desa,” pesan Bupati.

 

Ia juga mengingatkan agar Kepala Desa berani mengambil keputusan yang tepat. “Pemimpin yang ragu-ragu akan memperlambat pembangunan. Kepala Desa harus berani berkata ‘tidak’ terhadap tekanan yang tidak sesuai prosedur,” tambahnya.

 

Usai apel pembukaan, Bupati Ketapang Alexander Wilyo turut memberikan materi dan pembekalan langsung kepada para Kepala Desa peserta retret.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *