Scroll untuk baca artikel
Example 325x300


BeritaSumsel

Menutup 2025 dengan Doa dan Kepedulian, PAN Muara Enim Rangkul Anak Yatim Demi Keselamatan Bangsa

121
×

Menutup 2025 dengan Doa dan Kepedulian, PAN Muara Enim Rangkul Anak Yatim Demi Keselamatan Bangsa

Share this article


Muara Enim – Di penghujung tahun 2025, suasana haru dan kekhusyukan terasa menyelimuti langkah Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Sumatera Selatan. Menutup lembaran tahun dengan doa dan kepedulian, PAN memilih mendekatkan diri kepada nilai-nilai kemanusiaan melalui doa bersama anak yatim—sebuah ikhtiar spiritual demi keselamatan dan keberkahan bangsa Indonesia.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN yang tertuang dalam Surat Nomor: PAN/A/WKU-SJ/422/XII/2025 tanggal 24 Desember 2025. DPW PAN Sumsel kemudian menegaskan pelaksanaannya melalui Surat Nomor PAN/06/A/K-S/096/XII/2025 yang dikeluarkan di Palembang pada 26 Desember 2025.

Doa bersama dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia pada Selasa, 30 Desember 2025, pukul 10.00 WIB hingga selesai, baik secara langsung di daerah masing-masing maupun melalui Zoom Meeting. Seluruh pengurus DPD PAN dan anggota DPRD PAN kabupaten/kota se-Sumatera Selatan diwajibkan hadir, mengenakan busana Muslim putih sebagai simbol kesucian niat dan kebersamaan.

Di Kabupaten Muara Enim, kegiatan ini memiliki makna tersendiri. PAN Muara Enim memilih menyapa anak-anak yatim di Panti Asuhan Asa’ada. Sejak pagi, para kader dan anggota DPRD PAN telah berkumpul di Kantor DPD PAN Muara Enim. Tepat pukul 09.00 WIB, rombongan bergerak menuju panti asuhan, membawa harapan, doa, dan kepedulian.

Anggota DPRD Muara Enim sekaligus Sekretaris DPD PAN Muara Enim, Yones Tober Simamora, S.T., S.H., M.H., yang mewakili Ketua DPD PAN Muara Enim Izzudin Efendi, S.E., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda partai, melainkan panggilan nurani.

> “Instruksi ini adalah wujud nyata komitmen PAN untuk selalu hadir di tengah masyarakat, memberikan kontribusi positif, dan menjalin hubungan yang harmonis dengan seluruh elemen bangsa. Kami percaya doa memiliki kekuatan luar biasa, terlebih jika dipanjatkan bersama anak-anak yatim,” ujar Yones dengan penuh ketulusan.

 

Ia juga menegaskan bahwa momen ini menjadi refleksi bagi seluruh kader PAN untuk terus meningkatkan kinerja dan pengabdian kepada masyarakat. Tak lupa, Yones menyinggung capaian PAN Muara Enim pada Pemilu 2024 yang berhasil meraih lima kursi di DPRD—sebuah amanah besar yang harus dijawab dengan kerja nyata.

Di hadapan anak-anak yatim Panti Asuhan Asa’ada, doa dipanjatkan dengan khusyuk. Yones mengajak seluruh hadirin untuk mendoakan keselamatan bangsa, terlebih di tengah maraknya bencana alam yang terjadi di berbagai daerah.

> “Khususnya untuk Kabupaten Muara Enim, kita berdoa semoga dijauhkan dari segala bencana,” ucap Yones, seraya memimpin doa bersama.

 

Doa keselamatan bangsa pun dilantunkan:

> “Ya Allah, hindarkanlah kami dari bala, kelaparan, wabah penyakit, perbuatan keji dan mungkar, kezhaliman, peperangan, cobaan yang berat, serta fitnah yang tampak maupun tersembunyi, dari negeri kami khususnya dan dari seluruh negeri kaum muslimin umumnya.”

 

Di wajah anak-anak yatim tampak senyum harapan. Di antara doa dan keheningan, terjalin ikatan batin yang hangat—antara partai politik dan masyarakat, antara kepemimpinan dan kepedulian.

Melalui kegiatan ini, PAN tidak hanya menutup tahun dengan doa, tetapi juga meneguhkan pesan bahwa politik sejatinya berpijak pada nilai kemanusiaan. Sebuah ikhtiar kecil, namun sarat makna, demi Indonesia yang lebih selamat, damai, dan penuh keberkahan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *