Scroll untuk baca artikel
Example 325x300


Uncategorized

Camat Sukadana Pimpin Lokakarya Mini Program Makan Bergizi Gratis

262
×

Camat Sukadana Pimpin Lokakarya Mini Program Makan Bergizi Gratis

Share this article


PosKalbar.com  – Lokakarya Mini Program Makan Bergizi Gratis (MBG) digelar Pemerintah Kecamatan Sukadana pada Kamis, 27 November 2025, di Aula Kantor Camat Sukadana. Kegiatan dipimpin langsung Camat Sukadana, Ismail UJ, dan menghadirkan lintas sektor dari desa hingga tenaga kesehatan.

Lokakarya ini menjadi langkah bersama memperkuat percepatan pencegahan stunting, khususnya bagi sasaran MBG yang meliputi ibu hamil, ibu menyusui, serta anak non pendidikan formal usia 1–4 tahun. Program MBG dinilai menjadi salah satu intervensi penting dalam memastikan dukungan gizi kelompok rentan.

Acara tersebut dihadiri para Kepala Desa, Kasi Pelayanan Umum Desa, Kepala Puskesmas Sukadana dan Siduk beserta tenaga gizi dan IBI, Penyuluh KB, Kepala SPPG, hingga kader TPK dan posyandu. Kegiatan ini dibiayai menggunakan anggaran Pentuluh Keluarga Bencana serta didukung dana BOKB DinkesKB Tahun 2025.

Camat Sukadana, Ismail UJ, mengatakan bahwa penguatan gizi sejak masa kehamilan hingga usia balita merupakan fondasi penting pembangunan sumber daya manusia di daerah. Ia menyampaikan bahwa keberhasilan MBG sangat bergantung pada kekompakan lintas sektor.

“Kolaborasi semua unsur di desa, puskesmas, penyuluh, hingga kader sangat penting. Kita ingin pelaksanaan MBG benar-benar tepat sasaran dan berdampak nyata pada penurunan stunting di Sukadana,” ujarnya.

Petugas KB Kecamatan Sukadana, Arista Maryani, menyampaikan bahwa lokakarya ini sejalan dengan amanat Presiden Prabowo Subianto dalam percepatan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis. Ia menambahkan bahwa kegiatan diinisiasi oleh Tim Penyuluh Keluarga Bencana Kecamatan Sukadana dan difasilitasi oleh Camat Sukadana.

Arista menjelaskan bahwa dari hasil lokakarya, seluruh peserta sepakat mengenai mekanisme penyaluran MBG, mulai dari pengumpulan data sasaran, teknis penyaluran dan pendistribusian, hingga pelibatan unsur desa, puskesmas, penyuluh KB, Kepala SPPG, kader TPK, dan kader posyandu.

“Kesepakatan ini penting agar pelaksanaan MBG seragam dan mudah dipantau di seluruh desa,” jelasnya.

Dengan tersusunnya mekanisme bersama ini, Kecamatan Sukadana berharap pelaksanaan Program MBG semakin efektif dalam menurunkan angka stunting sekaligus meningkatkan kualitas layanan gizi masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *