PosKalbar.com – Bupati Ketapang menghadiri Pelantikan Paguyuban Jawa Kecamatan Sungai Melayu Rayak pada Sabtu (29/11/2025). Acara tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Ketapang, Danlanal Ketapang, para tokoh masyarakat, jajaran pemerintah kecamatan, serta pengurus paguyuban.
Dalam kesempatan itu, Bupati menyampaikan apresiasi atas kontribusi masyarakat Jawa dalam menjaga kerukunan dan memperkuat pembangunan sosial di Kabupaten Ketapang.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur dan pembangunan sumber daya manusia (SDM) akan terus menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten Ketapang. Ia kembali menyoroti pentingnya penanganan ruas Pelang–Kepuluk, yang selama puluhan tahun menjadi hambatan mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi.
“Ruas ini sudah menjadi salah satu prioritas sejak awal kepemimpinan kami. Kita menyadari keterbatasan anggaran, tetapi pemerintah tidak akan menyerah. Pembangunan tetap dilakukan secara bertahap,” ujarnya.
Meski APBD tahun depan mengalami pemotongan hampir Rp500 miliar, Bupati menegaskan bahwa semangat pembangunan di Ketapang tidak akan surut. Pemerintah daerah tetap melakukan komunikasi intensif dengan pemerintah pusat dan kementerian terkait, termasuk Kementerian PUPR, serta mendorong anggota DPRD untuk mengawal perjuangan anggaran infrastruktur.
Selain infrastruktur fisik, Bupati juga menekankan pentingnya pembangunan nonfisik, khususnya di sektor pendidikan dan kesehatan. Pemerintah Daerah, mulai tahun ini, telah:
membagikan seragam dan buku tulis gratis bagi pelajar,
menyediakan beasiswa dari tingkat SD hingga perguruan tinggi,
membangun rumah dinas guru dan kepala sekolah,
melengkapi fasilitas kesehatan di berbagai puskesmas.
Pemerintah daerah juga menanggung biaya BPJS bagi masyarakat kurang mampu. Bupati meminta para kepala desa lebih aktif dalam membantu warga mengurus kepesertaan BPJS.
“Tidak boleh ada masyarakat yang tidak bisa berobat hanya karena tidak mampu membayar biaya kesehatan,” tegasnya.
Pada momen pelantikan tersebut, Bupati turut menyampaikan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat Ketapang. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh masyarakat tanpa membedakan suku, agama, maupun latar belakang.














