Scroll untuk baca artikel
Example 325x300


Ketapang

Satu Desa Satu Jurnalis, Pemkab Ketapang Dorong Aparatur Desa Melek Digital

211
×

Satu Desa Satu Jurnalis, Pemkab Ketapang Dorong Aparatur Desa Melek Digital

Share this article


PosKalbar.com – Semangat membangun desa melalui kekuatan informasi dan media menjadi fokus utama dalam kegiatan Pelatihan Jurnalistik Aparatur Desa se-Kabupaten Ketapang yang digelar di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati Ketapang, Sabtu (01/11/2025).

 

Pelatihan bertema “Satu Desa, Satu Jurnalis” ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Ketapang, Ketua DPRD, Kepala Dinas Kominfo, perwakilan PLN, serta para kepala desa dan perangkat desa dari berbagai wilayah. Hadir pula perwakilan Kampung Borneo Multimedia sebagai mitra pelaksana, serta pengurus DPD APDESI Kabupaten Ketapang sebagai penggerak utama kegiatan.

 

Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Ketapang Repalianto, S.Sos., M.Si., yang mewakili Bupati Ketapang, menegaskan bahwa aparatur desa harus mampu mengikuti perkembangan teknologi informasi.

 

“Kita hidup di era digital yang menuntut aparatur desa mampu mengelola informasi dengan baik. Desa bukan hanya pusat pelayanan publik, tetapi juga pusat informasi dan promosi potensi lokal,” ujarnya.

 

Program Satu Desa Satu Jurnalis diharapkan dapat memperkuat kemampuan aparatur desa dalam bidang jurnalistik, multimedia, digital marketing, e-commerce, serta komunikasi publik yang profesional dan transparan.

 

“Melalui pelatihan ini, kita ingin menciptakan aparatur desa yang cakap menulis, mampu menyebarkan informasi positif, dan menjadi agen perubahan di desanya masing-masing,” tambahnya.

 

Ketua DPRD Ketapang Ahmad Soleh, S.T., M.Sos., juga mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa desa merupakan ujung tombak pembangunan yang harus diperkuat dari sisi sumber daya manusia.

 

“Desa adalah fondasi pemerintahan. Jika desa kuat, maka kabupaten juga akan kuat. Aparatur desa harus menjadi penggerak transparansi dan pembangunan,” tegasnya.

 

Ia juga mengingatkan pentingnya pemanfaatan media sosial secara bijak.“Gunakan media sosial untuk kebaikan. Jangan terburu-buru mengunggah jika ada masalah. Klarifikasi dulu agar tidak menimbulkan hoaks,” pesannya, yang disambut tepuk tangan peserta.

 

Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang mempererat sinergi dan semangat gotong royong antara pemerintah daerah dan aparatur desa. Ketua panitia menyampaikan rasa syukur atas tingginya antusiasme peserta yang bahkan melebihi target. Pelatihan berlangsung selama dua hari hingga Minggu (02/11/2025), dan seluruh peserta akan menerima sertifikat (SCPD) sebagai bukti kompetensi dasar jurnalistik.

 

Dalam sambutan tertulis Bupati Ketapang yang dibacakan oleh Sekda, ditegaskan bahwa program ini merupakan upaya nyata mendorong transformasi digital desa.

 

“Program Satu Desa Satu Jurnalis bukan hanya melatih kemampuan menulis, tetapi juga membangun kesadaran akan pentingnya informasi dan teknologi dalam pemerintahan desa. Harapannya, aparatur desa dapat menjadi agen perubahan dan penggerak ekonomi lokal berbasis digital,” paparnya.

 

Melalui pelatihan ini, pemerintah daerah berharap desa-desa di Ketapang semakin transparan, mandiri, dan berdaya saing, selaras dengan amanat Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa yang menekankan asas partisipatif dan kemandirian.

 

Sebagai penutup, Ketua DPRD Ketapang kembali mengajak aparatur desa untuk menjadi generasi kreatif yang membangun desa melalui karya.

 

“Dulu mulutmu adalah harimaumu, sekarang jarimu adalah harimaumu. Gunakan jari untuk kebaikan, untuk menyebarkan informasi positif tentang desa,” pesannya penuh semangat.

 

Kegiatan yang diselingi pantun dan tepuk tangan meriah ini menandai langkah awal Kabupaten Ketapang dalam mewujudkan desa yang cerdas, transparan, dan informatif melalui pemanfaatakan media dan teknologi digital.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *