Scroll untuk baca artikel
Example 325x300


Ketapang

Wabup Ketapang Buka Forum TJSLP 2026, Ajak Dunia Usaha Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan

138
×

Wabup Ketapang Buka Forum TJSLP 2026, Ajak Dunia Usaha Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan

Share this article


PosKalbar.com – Wakil Bupati Ketapang membuka secara resmi Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP) Tahun 2026. Dalam kesempatan tersebut, Wabup menegaskan bahwa TJSLP bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan, melainkan langkah strategis untuk membangun sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha guna mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan bermartabat.

 

“Forum TJSLP ini bukan hanya rutinitas. Kita ingin program tanggung jawab sosial perusahaan berjalan berkelanjutan dan berdampak langsung bagi masyarakat, tidak hanya pada sektor infrastruktur, tetapi juga lingkungan, sosial, dan ekonomi,” tegas Wakil Bupati dalam sambutannya.

 

Wakil Bupati juga mengingatkan bahwa setiap pelaku usaha yang beroperasi di Kabupaten Ketapang memiliki tanggung jawab moral dan sosial terhadap daerah dan masyarakat sekitar.

 

“Kami berharap dunia usaha tidak semata-mata berorientasi pada keuntungan bisnis, tetapi juga memiliki kepedulian nyata terhadap masyarakat dan kelestarian lingkungan. Inilah esensi dari tanggung jawab sosial yang sejati,” ujarnya.

 

Dalam forum tersebut, Wakil Bupati turut menyinggung pentingnya Peraturan Daerah Nomor 17 Tahun 2017 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan sebagai landasan hukum pelaksanaan CSR di Ketapang. Ia mengakui masih ada perusahaan yang belum memahami secara utuh regulasi tersebut.

 

“Masih ada perusahaan yang belum mengetahui bahwa di Ketapang sudah ada aturan terkait CSR. Oleh karena itu, forum seperti ini sangat penting sebagai sarana sosialisasi. Pemerintah daerah bersama media harus menjadi corong informasi agar seluruh pelaku usaha memahami dan menjalankannya,” jelasnya.

 

Melalui Forum TJSLP 2026 ini, Wakil Bupati berharap dapat dirumuskan kesepahaman bersama antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat terkait pelaksanaan CSR yang konkret, tepat sasaran, dan sesuai kebutuhan daerah.

 

“Hari ini kita bahas secara terbuka bagaimana formula CSR dapat berjalan efektif. Kita ingin semua pihak berperan aktif agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” tambahnya.

 

Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati juga menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Forum TJSLP 2026. Ia menekankan pentingnya kolaborasi dan konsistensi dunia usaha dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di Ketapang.

 

“Investasi dan tanggung jawab sosial harus berjalan seimbang. Pemerintah tentu mendukung dunia usaha, namun kami juga berharap perusahaan memiliki kepedulian yang kuat terhadap pembangunan manusia dan lingkungan,” ujarnya.

 

Dengan luas wilayah Ketapang yang mencapai lebih dari 31 ribu kilometer persegi serta potensi sumber daya alam yang besar, Wakil Bupati menilai sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha menjadi kunci utama agar pembangunan dapat berjalan inklusif dan berkeadilan.

 

“Saya optimistis, dengan komitmen bersama melalui forum ini, dalam lima hingga enam tahun ke depan perubahan nyata akan dirasakan langsung oleh masyarakat,” pungkasnya.

 

Forum TJSLP 2026 diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kemitraan strategis antara Pemerintah Kabupaten Ketapang dan dunia usaha dalam mewujudkan pembangunan yang adil, ramah lingkungan, berkelanjutan, serta mendukung terwujudnya Ketapang yang maju, mandiri, dan bermartabat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *