Ketapang

Kolaborasi Kesbangpol–GWIRA Perkuat Stabilitas Sosial dan Politik di Ketapang

×

Kolaborasi Kesbangpol–GWIRA Perkuat Stabilitas Sosial dan Politik di Ketapang

Share this article

Poskalbar.com – Ketapang, 16 April 2026 — Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Ketapang menegaskan pentingnya peran organisasi kemasyarakatan (ormas) sebagai garda terdepan dalam edukasi politik masyarakat, melalui kegiatan sosialisasi regulasi dan pendidikan politik yang digelar pada Kamis (16/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Dinas Pertanian, Peternakan, dan Perkebunan (Distanakbun) Ketapang ini melibatkan sekitar 30 perwakilan ormas, termasuk Garda Wirausaha Indonesia (GWIRA).

Organisasi tersebut diwakili oleh Sekretaris GWIRA Ketapang, Andika, dan Bendahara GWIRA Ketapang, Uti Adjeri.

Kepala Bidang Politik Dalam Negeri dan Organisasi Kemasyarakatan Kesbangpol Kabupaten Ketapang, M. Tamrin, S.Sos., M.Sos., menyampaikan bahwa ormas memiliki posisi strategis dalam membangun kesadaran politik yang sehat di tengah masyarakat.

“Dengan hadirnya GWIRA, kami berharap dapat memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat dan pemerintah daerah, khususnya dalam memperkuat edukasi politik yang sehat dan berkelanjutan,” ujarnya.

Materi sosialisasi menitikberatkan pada pemahaman regulasi politik terkini, penguatan fungsi ormas sebagai saluran informasi publik, serta pentingnya membangun pola partisipasi politik yang rasional dan bertanggung jawab.
Forum ini juga dirancang sebagai ruang dialog terbuka. Peserta terlibat aktif dalam diskusi yang membahas berbagai tantangan di lapangan, termasuk penyebaran informasi yang tidak terverifikasi serta pentingnya menjaga stabilitas sosial menjelang dinamika politik yang meningkat.

Kesbangpol menilai, optimalisasi peran ormas dapat menjadi instrumen efektif dalam memperkuat ketahanan sosial masyarakat. Melalui pendekatan edukatif dan partisipatif, masyarakat diharapkan mampu berperan sebagai aktor utama dalam kehidupan demokrasi, bukan sekadar objek politik.

Pemerintah Kabupaten Ketapang memandang kegiatan ini sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam membangun ekosistem demokrasi lokal yang inklusif, adaptif, dan berorientasi pada persatuan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *