BeritaKetapang

Pembangunan Puskesmas Kendawangan Masuki Minggu Keempat, Kontraktor Pastikan Pekerjaan Diawasi

×

Pembangunan Puskesmas Kendawangan Masuki Minggu Keempat, Kontraktor Pastikan Pekerjaan Diawasi

Share this article

Poskalbar.com KETAPANG— Pembangunan gedung Puskesmas Kendawangan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, terus berlanjut. Proyek pembangunan fasilitas pelayanan kesehatan tersebut kini memasuki minggu keempat pengerjaan dengan nilai kontrak mencapai Rp8.779.782.000.

Proyek pembangunan Puskesmas Kendawangan ini dikerjakan oleh CV Multi Perkasa Sentosa sebagai kontraktor pelaksana. Sementara pengawasan pekerjaan dilakukan oleh CV Artant Kurva Khatulistiwa selaku konsultan pengawas.

Memasuki pekan keempat, pihak pelaksana memastikan proses pembangunan terus berjalan sesuai dengan ketentuan pekerjaan yang telah disepakati dalam kontrak.

Pelaksana proyek, Iwan S, mengatakan seluruh tahapan pekerjaan dilaksanakan berdasarkan klausul dan kesepakatan kerja. Ia juga menyebut proses pembangunan mendapatkan pengawasan di lapangan.

“Kami sedang berproses dalam pelaksanaan pekerjaan,” ujar Iwan saat ditemui di ruang direksi keet, Kamis (3/9).

Selain menjelaskan progres pekerjaan, Iwan memberikan klarifikasi mengenai material pasir yang digunakan dalam pembangunan Puskesmas Kendawangan.

Penjelasan tersebut disampaikan menyusul adanya perhatian terhadap sumber material pasir yang digunakan dalam proses pembangunan.

Iwan menegaskan bahwa pasir yang digunakan bukan berasal dari pantai. Menurutnya, material tersebut diperoleh dari sungai dan padang pasir yang dijual oleh masyarakat setempat.

“Terkait pasir yang kami gunakan, material tersebut berasal dari sungai dan padang pasir yang dijual warga setempat, bukan pasir pantai,” katanya.

Menurut pihak pelaksana, penggunaan material dalam pekerjaan tetap menjadi bagian dari proses yang diawasi selama pelaksanaan pembangunan berlangsung.

Konsultan Pengawas CV Artant Kurva Khatulistiwa, Arif S F, mengatakan pengawasan dilakukan secara bertahap mengikuti perkembangan pekerjaan konstruksi di lapangan.

Pengawasan tidak hanya dilakukan terhadap proses pekerjaan, tetapi juga mencakup sejumlah material dan komponen konstruksi yang digunakan.

Arif menyebut beberapa aspek yang diperiksa antara lain takaran cor pondasi, ukuran besi, hingga jenis pasir yang digunakan dalam pekerjaan.

“Semua item pekerjaan dikerjakan secara bertahap, diawasi, dan terdokumentasi dengan baik sebagai bahan laporan resmi kami kepada pihak terkait,” kata Arif di lokasi proyek, Kamis (3/9).

Menurutnya, pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan pekerjaan tetap berjalan sesuai dengan ketentuan teknis serta spesifikasi yang telah ditetapkan.

Dokumentasi setiap tahapan pekerjaan juga menjadi bagian dari proses pengawasan dan pelaporan kepada pihak terkait.

Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Kesehatan Kabupaten Ketapang, Florensius Y.M. Tapun, S.T., M.A.P., mengatakan koordinasi antara kontraktor pelaksana, konsultan pengawas, dan Dinas Kesehatan berjalan dengan baik.

Florensius menjelaskan bahwa pembangunan Puskesmas Kendawangan sebelumnya telah berlangsung selama sekitar tiga minggu dan kini memasuki minggu keempat.

“Pelaksanaan proyek Puskesmas Kendawangan sedang berjalan. Fungsi pengawasan dari konsultan maupun Dinas Kesehatan berjalan baik. Pekerjaan baru berjalan tiga minggu, masuk minggu keempat,” ujar Florensius saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (4/9).

Ia berharap pelaksanaan pembangunan dapat terus berjalan sesuai tahapan dan jadwal yang telah ditentukan.

Selain mengejar ketepatan waktu, kualitas pekerjaan juga menjadi perhatian dalam pembangunan fasilitas kesehatan tersebut. Setiap tahapan diharapkan tetap memenuhi standar mutu konstruksi yang telah ditetapkan dalam pekerjaan.

Pembangunan gedung Puskesmas Kendawangan menjadi bagian dari upaya menyediakan dan meningkatkan fasilitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah Kecamatan Kendawangan.

Dengan nilai kontrak lebih dari Rp8,7 miliar, penyelesaian proyek diharapkan tidak hanya tepat waktu, tetapi juga menghasilkan bangunan yang memenuhi standar kualitas dan kebutuhan pelayanan kesehatan.

Koordinasi antara kontraktor, konsultan pengawas, dan Dinas Kesehatan dinilai penting untuk memastikan setiap tahapan pembangunan dapat dikawal hingga selesai.

Apabila pembangunan berjalan sesuai jadwal dan memenuhi standar mutu yang dipersyaratkan, fasilitas tersebut diharapkan dapat segera dimanfaatkan untuk menunjang pelayanan kesehatan masyarakat Kecamatan Kendawangan.

Pihak pelaksana bersama konsultan pengawas dan Dinas Kesehatan juga diharapkan terus menjaga pengawasan selama seluruh tahapan pekerjaan hingga proyek pembangunan Puskesmas Kendawangan dinyatakan selesai. Dik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *