PONTIANAK — Kalimantan Barat bersiap mencatat sejarah baru dalam dunia olahraga Asia. Untuk pertama kalinya, turnamen bola voli antarklub kasta tertinggi Asia, AVC Men’s Champions League 2026, akan digelar di luar Pulau Jawa.
Sebagai bentuk dukungan terhadap kemajuan daerah dan penguatan citra Kalimantan Barat di tingkat internasional, Bupati Ketapang Alexander Wilyo menghadiri Rapat Koordinasi persiapan penyelenggaraan AVC Men’s Champions League 2026 yang berlangsung di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Rabu, 15 April 2026.
Rapat koordinasi tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan. Turut hadir Kapolda Kalbar Irjen Pol Pipit Rismanto, Ketua Panitia Pelaksana Irjen Pol. R. Hutajulu, jajaran Forkopimda Provinsi Kalimantan Barat, serta para bupati dan wali kota se-Kalimantan Barat.
Ajang AVC Men’s Champions League 2026 menjadi momentum penting bagi Kalimantan Barat untuk menunjukkan kesiapan sebagai tuan rumah event olahraga berskala internasional. Turnamen ini dijadwalkan berlangsung pada 13 hingga 17 Mei 2026 di GOR Terpadu A. Yani Pontianak.
Turnamen tersebut akan menghadirkan persaingan tingkat tinggi dari klub-klub elite voli Asia. Sebanyak delapan klub terbaik dari berbagai negara dijadwalkan berlaga, termasuk wakil dari Qatar, Korea Selatan, Kazakhstan, Jepang, Iran, dan Thailand.
Indonesia juga akan menurunkan dua tim terbaiknya, yakni Bhayangkara Presisi dan Garuda Jaya. Kehadiran dua tim nasional tersebut diharapkan mampu memberikan warna kompetitif sekaligus menghadirkan kebanggaan bagi publik Indonesia, khususnya masyarakat Kalimantan Barat.
Dalam rapat tersebut, tampak sinergi kuat antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, aparat keamanan, panitia pelaksana, pemerintah kabupaten/kota, serta berbagai unsur pendukung lainnya. Kehadiran Bupati Alexander Wilyo bersama kepala daerah lain menjadi bentuk dukungan kolektif agar Kalimantan Barat sukses menjadi tuan rumah yang profesional, aman, dan bermartabat.
Bupati Ketapang Alexander Wilyo menyampaikan bahwa penyelenggaraan turnamen internasional ini bukan hanya menjadi kebanggaan bagi Kota Pontianak, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Kalimantan Barat. Menurutnya, event tersebut menjadi kesempatan besar untuk memperkenalkan daerah kepada dunia.
“Kehadiran saya di sini adalah untuk memastikan bahwa kita semua selaras. Kita ingin menunjukkan bahwa Kalimantan Barat adalah rumah besar yang aman, kondusif, dan siap menyelenggarakan event berskala dunia,” ujar Bupati Alexander Wilyo.
Ia menilai, keberhasilan penyelenggaraan AVC Men’s Champions League 2026 membutuhkan dukungan lintas sektor. Mulai dari kesiapan venue pertandingan, pengamanan, transportasi, kelistrikan, fasilitas kesehatan, penyambutan delegasi, hingga pelayanan bagi tamu mancanegara harus dipersiapkan secara matang.
Dalam arahannya, Kapolda Kalbar Irjen Pol Pipit Rismanto menekankan pentingnya kesatuan gerak seluruh instansi dalam menjaga marwah daerah di mata dunia. Menurutnya, keamanan, ketertiban, dan kesiapan teknis menjadi faktor penting agar event internasional tersebut berjalan lancar.
Sementara itu, Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah dan unsur terkait untuk bergotong royong memberikan pelayanan terbaik. Ia menegaskan bahwa keberhasilan Kalimantan Barat sebagai tuan rumah akan menjadi cermin kemampuan daerah dalam menyelenggarakan agenda berskala internasional.
Bupati Alexander Wilyo menyambut baik arahan tersebut. Menurutnya, semangat kolaborasi menjadi kunci utama dalam memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sukses. Ia menilai, setiap daerah di Kalimantan Barat memiliki tanggung jawab moral untuk mendukung dan menjaga nama baik provinsi.
Selain menjadi panggung olahraga, AVC Men’s Champions League 2026 juga diproyeksikan memberikan dampak positif terhadap perekonomian dan pariwisata daerah. Kehadiran atlet, ofisial, delegasi, pendukung tim, serta tamu dari berbagai negara berpotensi menggerakkan sektor perhotelan, kuliner, transportasi, UMKM, dan ekonomi kreatif.
Menurut Bupati Alexander Wilyo, event olahraga internasional seperti ini dapat menjadi pemantik kebangkitan ekonomi daerah. Selain itu, penyelenggaraan yang sukses juga akan membuka peluang lebih besar bagi Kalimantan Barat untuk dipercaya menjadi tuan rumah berbagai agenda nasional dan internasional pada masa mendatang.
“Melalui koordinasi yang matang, kita optimistis turnamen yang diikuti klub-klub elite dari berbagai negara Asia ini akan menjadi pemantik kebangkitan ekonomi dan pariwisata daerah. Mari kita tunjukkan kepada dunia bahwa Kalimantan Barat sangat layak menjadi panggung utama olahraga internasional,” ungkapnya.
Pemerintah daerah bersama seluruh unsur terkait diharapkan terus memperkuat koordinasi hingga pelaksanaan turnamen berlangsung. Dengan kesiapan yang solid, Kalimantan Barat diyakini mampu menyambut para tamu internasional dengan pelayanan terbaik.
Penyelenggaraan AVC Men’s Champions League 2026 di Pontianak menjadi sejarah baru bagi olahraga Asia dan kebanggaan besar bagi masyarakat Kalimantan Barat. Momentum ini diharapkan tidak hanya sukses secara penyelenggaraan, tetapi juga meninggalkan dampak positif bagi citra, ekonomi, pariwisata, dan semangat sportivitas masyarakat Kalbar













