MUARA ENIM — Dalam upaya memperkuat sinergi dan kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), telah dilaksanakan Apel Bersama Kesiapsiagaan Pencegahan dan Penanggulangan Karhutla di Lapangan Sepak Bola PT BSP, Desa Penyandingan, Kecamatan Tanjung Agung, Kabupaten Muara Enim, Kamis (27/8/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut menjadi wujud nyata kolaborasi antara unsur TNI, Polri, pemerintah, perusahaan, tenaga kesehatan, serta seluruh pihak terkait dalam menghadapi dan mencegah potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Muara Enim.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Lawang Kidul, Sekcam Tanjung Agung, Danramil 404-05/Tanjung Enim, Kapolsek Lawang Kidul, Kapolsek Tanjung Agung, Puskesmas Tanjung Enim, Puskesmas Tanjung Agung, Direktur Utama PT BSP, serta manajemen dari berbagai perusahaan, di antaranya PT Bukit Asam (PTBA), PT MHP, PT PPA, PT PAMA, PT SBS, PT BAK, PT AMM, PT AMU, PT Madani, PT PLN, PT MME dan sejumlah perusahaan lainnya.
Selain itu, kegiatan juga dihadiri oleh seluruh unsur dan tamu undangan sebagai bentuk komitmen bersama untuk memperkuat koordinasi dalam pencegahan maupun penanggulangan karhutla.
Apel bersama tersebut selesai sekitar pukul 10.00 WIB dalam keadaan aman, tertib dan lancar. Dalam pelaksanaan kegiatan, seluruh pihak juga melakukan koordinasi untuk memastikan kesiapan personel serta memperkuat langkah antisipasi terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan.
Danramil 404-05/Tanjung Enim Kapten Inf Kamalluddin mengatakan bahwa kegiatan apel bersama menjadi momentum penting dalam mempererat kolaborasi seluruh unsur yang memiliki peran dalam pencegahan dan penanggulangan karhutla.
“Pencegahan karhutla tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Dibutuhkan sinergi dan kolaborasi yang kuat antara TNI, Polri, pemerintah daerah, perusahaan, tenaga kesehatan serta seluruh elemen masyarakat.
Melalui apel kesiapsiagaan ini, kita menyatukan komitmen dan memperkuat kesiapan personel maupun sarana yang ada agar dapat bertindak cepat apabila sewaktu-waktu terjadi kebakaran hutan dan lahan,” tegas Danramil.
Ia juga mengajak seluruh pihak untuk terus meningkatkan koordinasi serta mengedepankan langkah pencegahan sejak dini.
“Kami berharap komunikasi dan kerja sama yang selama ini telah terjalin dapat terus diperkuat. Lebih baik kita mencegah sebelum kebakaran terjadi daripada melakukan penanggulangan setelah api membesar. Kesiapsiagaan bersama adalah kunci untuk menjaga wilayah kita dari ancaman karhutla,” tambahnya.
Dengan digelarnya Apel Bersama Kesiapsiagaan Pencegahan dan Penanggulangan Karhutla tersebut, diharapkan koordinasi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, perusahaan dan seluruh pihak terkait semakin solid dalam mewujudkan wilayah Kabupaten Muara Enim yang aman dan siap menghadapi potensi bencana kebakaran hutan dan lahan.













