MUARA ENIM – Karang Asam Festival 2026 resmi dibuka di Alun-Alun Karang Asam, Kelurahan Tanjung Enim Selatan, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim, Kamis (17/9/2026).

Mengusung tema “Diffusion”, festival yang berlangsung mulai 17 hingga 20 September 2026 tersebut menghadirkan rangkaian kegiatan seni, budaya, kreativitas, serta ruang interaksi bagi masyarakat.

Pembukaan festival dihadiri jajaran pemerintah daerah, panitia penyelenggara,Bank Sumsel Barbel, PT Bukit Asam, PT PLN Nusantara Power UP Bukit Asam, tokoh masyarakat, pelaku seni dan budaya, pemuda, serta masyarakat.
Ketua Panitia Karang Asam Festival 2026 dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan festival menjadi bagian dari upaya menghadirkan ruang bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus memperkenalkan potensi seni dan budaya daerah.
“Melalui tema Diffusion, kami berharap Karang Asam Festival dapat menjadi ruang bertemunya berbagai ide, kreativitas, seni dan budaya. Kegiatan ini juga diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat serta menjadi bagian dari pengembangan potensi daerah,” ujar Ketua Panitia.
Sementara itu, Plt Bupati Muara Enim Ir. Hj. Sumarni, M.Si., dalam sambutannya mengapresiasi terselenggaranya Karang Asam Festival 2026. Menurutnya, kegiatan yang melibatkan masyarakat dan generasi muda tersebut dapat menjadi ruang untuk mengembangkan kreativitas sekaligus memperkuat kebersamaan.
“Kami mengapresiasi pelaksanaan Karang Asam Festival 2026. Kegiatan seperti ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi masyarakat dan generasi muda untuk menampilkan kreativitas, mengembangkan potensi seni dan budaya, serta memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat,” kata SSumarni
Ia juga berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan tertib dan memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat di sekitar lokasi kegiatan.
Karang Asam Festival 2026 akan berlangsung selama empat hari. Selama pelaksanaan, masyarakat dapat mengikuti dan menyaksikan berbagai rangkaian kegiatan yang telah disiapkan panitia hingga acara penutupan pada 20 September 2026.
Festival tersebut sekaligus menjadi salah satu ruang publik yang mempertemukan unsur seni, budaya, kreativitas dan masyarakat dalam satu rangkaian kegiatan di wilayah Kecamatan Lawang Kidul.













