Kayong Utara

Pelayanan Dinilai Lambat, Pasien Lansia Terbaring di Kursi Tunggu Puskesmas Sukadana

×

Pelayanan Dinilai Lambat, Pasien Lansia Terbaring di Kursi Tunggu Puskesmas Sukadana

Share this article

PosKalbar.com – Pelayanan di Puskesmas Sukadana kembali menjadi sorotan masyarakat. Sejumlah warga mengeluhkan lambatnya penanganan pasien, terutama bagi pasien lanjut usia (lansia), yang harus menunggu lama untuk mendapatkan pelayanan medis.

 

Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (7/3/2026) di ruang tunggu puskesmas yang berada di wilayah Kecamatan Sukadana, Kabupaten Kayong Utara.

 

Menurut keterangan keluarga pasien, seorang lansia yang datang untuk berobat terpaksa harus menunggu cukup lama di ruang tunggu. Kondisi kesehatan pasien yang lemah membuatnya kesulitan untuk duduk dalam waktu lama.

 

“Kami sudah menyampaikan kepada petugas bahwa orang tua kami sedang sakit dan sulit untuk duduk terlalu lama. Namun sampai beberapa waktu masih harus menunggu antrean,” ujar salah satu anggota keluarga pasien kepada media ini.

 

Akibat lamanya waktu tunggu, pasien lansia tersebut terlihat terbaring di kursi ruang tunggu karena tidak mampu duduk dalam posisi tegak terlalu lama.

 

Beberapa warga yang berada di lokasi juga menilai pelayanan yang diberikan masih belum maksimal, khususnya dalam penanganan pasien dengan kondisi darurat atau pasien dengan keterbatasan fisik seperti lansia.

 

Masyarakat berharap pihak puskesmas dapat memberikan perhatian lebih terhadap pasien dengan kondisi khusus, terutama lansia, agar mendapatkan prioritas pelayanan sehingga tidak harus menunggu terlalu lama.

 

Selain itu, warga juga berharap adanya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan tingkat pertama tersebut, sehingga masyarakat dapat memperoleh pelayanan yang cepat, ramah, dan profesional.

 

Insiden di Puskesmas Sukadana ini seolah membuka kotak pandora terkait bobroknya manajemen fasilitas kesehatan di daerah tersebut. Berdasarkan penelusuran dan laporan warga, ketidakprofesionalan petugas medis bukan sekali ini saja terjadi.

 

Belum lama ini, kasus serupa juga terjadi di Puskesmas Teluk Melano. Saat itu, seorang pasien dalam kondisi darurat tidak segera mendapatkan penanganan karena kekosongan petugas.

 

Diketahui hanya ada dua petugas yang berjaga, itu pun merupakan sisa sif malam. Sementara petugas sif pagi dilaporkan belum juga tiba di lokasi hingga pukul 08.00 WIB.

 

Tak hanya soal keterlambatan penanganan, aspek etika petugas juga menjadi sorotan tajam. Beberapa waktu lalu, sempat viral laporan mengenai pihak bagian pengaduan yang justru membentak keluarga pasien saat mereka mencoba menanyakan prosedur atau meminta bantuan.

 

Beberapa warga yang berada di lokasi Puskesmas Sukadana menilai bahwa sistem triase (prioritas penanganan berdasarkan kegawatdaruratan) dan empati terhadap pasien khusus seperti lansia masih sangat minim.

 

“Seharusnya ada prioritas untuk lansia atau yang kondisinya sudah gawat. Jangan semua dipukul rata dengan antrean reguler sampai harus terbaring di kursi tunggu,” keluh salah satu warga.

 

Masyarakat kini menuntut adanya evaluasi menyeluruh dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kayong Utara. Warga berharap adanya peningkatan kualitas pelayanan agar masyarakat bisa mendapatkan hak kesehatan yang cepat, ramah, dan profesional, tanpa harus dihantui oleh sikap kasar petugas maupun kelalaian jam kerja.

 

Sementara, hingga berita ini diturunkan belum ada tanggapan dari Dinas Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *