KETAPANG — Pemerintah Kabupaten Ketapang menyambut kunjungan kerja Komandan Komando Daerah TNI Angkatan Laut atau Dankodaeral XII, Laksamana Muda TNI Sawa, S.E., M.M., CIQar., bersama istri selaku Ketua Daerah Jalasenastri dan rombongan, Rabu, 6 Mei 2026.
Kedatangan pimpinan TNI Angkatan Laut wilayah regional tersebut disambut langsung oleh Bupati Ketapang Alexander Wilyo bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah atau Forkopimda, Ketua TP PKK Kabupaten Ketapang, serta jajaran terkait di Bandara Rahadi Oesman Ketapang.
Penyambutan berlangsung dengan penuh penghormatan melalui prosesi adat tepung tawar, atraksi pencak silat, serta pengalungan syal. Rangkaian penyambutan tersebut menjadi simbol penghargaan Pemerintah Kabupaten Ketapang kepada jajaran TNI Angkatan Laut sekaligus mencerminkan kuatnya nilai budaya dan kearifan lokal Tanah Kayong.
Bupati Ketapang Alexander Wilyo menyampaikan bahwa kunjungan kerja Dankodaeral XII memiliki makna strategis bagi Kabupaten Ketapang. Menurutnya, Ketapang sebagai daerah yang memiliki wilayah pesisir dan akses maritim membutuhkan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, TNI AL, Forkopimda, serta seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga stabilitas, keamanan, dan ketahanan wilayah.
Sebelum melanjutkan agenda utama, Bupati Alexander Wilyo membersamai Laksamana Muda TNI Sawa beserta rombongan dalam sesi sarapan pagi. Jamuan tersebut menyajikan ketupat colet sebagai salah satu kuliner khas Ketapang.
Momen sarapan pagi berlangsung akrab dan penuh kekeluargaan. Selain menjadi ruang silaturahmi, pertemuan tersebut juga menjadi sarana dialog informal untuk memperkuat komunikasi antara Pemerintah Kabupaten Ketapang dan jajaran TNI Angkatan Laut dalam mendukung keamanan serta pembangunan kawasan pesisir.
Menurut Bupati Alexander Wilyo, suasana kebersamaan tersebut menjadi pondasi penting dalam membangun koordinasi lintas sektor. Ia menilai, pembangunan daerah yang aman, kondusif, dan berkelanjutan membutuhkan dukungan seluruh unsur, termasuk kekuatan pertahanan maritim.
Usai jamuan pagi, rombongan Dankodaeral XII melanjutkan perjalanan menuju Markas Komando Lanal Ketapang di Kendawangan. Di lokasi tersebut, dilaksanakan sejumlah agenda strategis yang berkaitan dengan penguatan infrastruktur, kesiapsiagaan, dan soliditas jajaran TNI AL di wilayah kerja Ketapang.
Salah satu agenda penting adalah peletakan batu pertama pembangunan gudang SENAMO. Pembangunan fasilitas tersebut diharapkan dapat memperkuat kesiapsiagaan logistik pertahanan di wilayah pesisir, sekaligus mendukung efektivitas operasional TNI Angkatan Laut di Kabupaten Ketapang.
Selain itu, dilakukan pula penanaman pohon secara simbolis sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian lingkungan dan ekosistem daerah. Agenda ini mencerminkan bahwa penguatan pertahanan wilayah juga harus berjalan seiring dengan komitmen menjaga kelestarian lingkungan.
Rangkaian kegiatan di Mako Lanal Ketapang juga diisi dengan tatap muka bersama prajurit dan keluarga besar Lanal Ketapang. Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat soliditas, motivasi, serta semangat pengabdian personel TNI AL dalam menjalankan tugas menjaga wilayah maritim.
Pada malam harinya, Pemerintah Kabupaten Ketapang menggelar jamuan makan malam resmi di Pendopo Bupati Ketapang. Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban sebagai bentuk penguatan silaturahmi antara pemerintah daerah, Forkopimda, dan jajaran TNI Angkatan Laut.
Bupati Alexander Wilyo menilai, sinergi antara pemerintah daerah dan TNI AL sangat penting dalam mendukung pembangunan strategis kawasan pesisir. Keamanan wilayah, kelancaran aktivitas masyarakat, perlindungan jalur maritim, serta stabilitas daerah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari agenda pembangunan Kabupaten Ketapang.
Rangkaian kunjungan kerja dilanjutkan pada Kamis, 7 Mei 2026, dengan ziarah ke makam raja-raja Tanjungpura. Agenda tersebut menjadi bentuk penghormatan terhadap sejarah dan warisan budaya Tanjungpura yang memiliki peran penting dalam identitas Kabupaten Ketapang.
Ziarah tersebut juga mencerminkan penghargaan terhadap nilai-nilai sejarah, budaya, dan kearifan lokal yang menjadi pondasi perjalanan daerah. Selain itu, kegiatan tersebut memperkuat semangat kebangsaan, kecintaan terhadap tanah air, serta kesadaran untuk menjaga warisan leluhur.
Melalui kunjungan kerja strategis ini, Pemerintah Kabupaten Ketapang berharap sinergi dengan TNI Angkatan Laut dan seluruh unsur Forkopimda semakin kuat. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mendukung ketahanan wilayah, memperkuat keamanan kawasan pesisir, serta mendorong pembangunan daerah yang lebih terarah dan berkelanjutan.
Kunjungan Dankodaeral XII ke Tanah Kayong juga menjadi momentum penting untuk menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada sektor ekonomi dan infrastruktur, tetapi juga pada stabilitas keamanan, ketahanan wilayah, pelestarian lingkungan, dan penghormatan terhadap nilai budaya daerah.
Sinergi maritim antara Pemerintah Kabupaten Ketapang dan TNI Angkatan Laut sejalan dengan visi Pembangunan Berkeadilan untuk Kabupaten Ketapang yang Maju dan Mandiri, khususnya dalam memperkuat kawasan pesisir, menjaga kondusivitas wilayah, serta memastikan pembangunan dapat berjalan dalam suasana aman, tertib, dan harmonis.













