KETAPANG — Bupati Ketapang Alexander Wilyo bersama Wakil Bupati Ketapang Jamhuri Amir, S.H., memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi dan Konsolidasi Pemerintah Kabupaten Ketapang yang digelar di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati Ketapang, Rabu, 6 Mei 2026.
Rapat tersebut dihadiri seluruh kepala dan sekretaris Organisasi Perangkat Daerah atau OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ketapang. Forum ini menjadi ruang penting untuk memperkuat koordinasi, mengevaluasi kinerja, serta menyatukan langkah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.
Dalam arahannya, Wakil Bupati Ketapang Jamhuri Amir menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja dan tata kelola pelayanan publik. Evaluasi tersebut diperlukan agar setiap layanan yang diberikan pemerintah maupun perusahaan daerah dapat berjalan lebih efektif, terarah, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Wakil Bupati Jamhuri Amir juga menyoroti pentingnya perencanaan yang matang dan berbasis data. Menurutnya, setiap pengambilan kebijakan harus didukung oleh data yang akurat, mulai dari jumlah pelanggan, kapasitas layanan, kebutuhan masyarakat, hingga efisiensi operasional.
Perencanaan berbasis data dinilai penting agar kebijakan yang diambil tidak bersifat asumtif, tetapi benar-benar menjawab persoalan di lapangan dan dapat dipertanggungjawabkan secara akuntabel.
Dalam rapat tersebut, Wakil Bupati juga menekankan perlunya penanganan serius terhadap potensi kerugian dan berbagai persoalan teknis, terutama pada sektor pelayanan dasar seperti layanan air bersih. Persoalan tingginya tingkat kebocoran, efisiensi operasional, dan kualitas distribusi layanan harus menjadi perhatian bersama.
Menurutnya, perusahaan daerah yang bergerak di bidang pelayanan publik harus terus menjaga kualitas layanan sekaligus memperhatikan kesehatan keuangan. Perbaikan tata kelola menjadi hal penting agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan berkelanjutan.
Wakil Bupati Jamhuri Amir juga mendorong pemanfaatan teknologi dan inovasi dalam optimalisasi pengolahan air. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas produksi, memperbaiki sistem distribusi, serta memperluas akses masyarakat terhadap layanan air bersih yang layak.
Selain aspek teknis, ia juga menekankan pentingnya penguatan komunikasi, profesionalisme kerja, dan semangat kolaborasi antarjajaran. Setiap persoalan yang muncul harus diselesaikan dengan pendekatan solutif, tanpa saling menyalahkan, serta tetap mengedepankan kepentingan masyarakat.
Wakil Bupati turut meminta adanya langkah tindak lanjut yang konkret setelah rapat koordinasi tersebut. Rekomendasi perbaikan jangka pendek perlu segera disusun agar perusahaan daerah semakin sehat, efektif, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Jamhuri Amir juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran atas dedikasi dan kontribusi yang telah diberikan dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat.
Sementara itu, Bupati Ketapang Alexander Wilyo menegaskan bahwa pembangunan daerah membutuhkan sinergi dan dukungan seluruh pihak. Menurutnya, pemerintah daerah, sektor swasta, perusahaan daerah, perangkat daerah, dan masyarakat harus bergerak dalam satu arah agar pembangunan berjalan terpadu dan berkelanjutan.
Bupati Alexander Wilyo menilai, keberhasilan pembangunan tidak dapat dicapai secara parsial. Diperlukan kolaborasi yang kuat, komunikasi yang baik, serta semangat kerja bersama dari seluruh unsur pemerintahan dan pemangku kepentingan.
Ia menyampaikan apresiasi terhadap capaian dan kontribusi perangkat daerah selama ini, terutama pada sektor-sektor strategis yang berdampak langsung kepada masyarakat. Meski demikian, Bupati mengingatkan bahwa capaian tersebut harus terus ditingkatkan melalui evaluasi, inovasi, dan perbaikan berkelanjutan.
Bupati Alexander Wilyo juga menekankan pentingnya sumber daya manusia yang berkualitas dan memiliki jiwa kepemimpinan. Menurutnya, aparatur pemerintah harus mampu menjadi penggerak perubahan, bukan hanya menjalankan rutinitas administratif.
Ia menyebut, Kabupaten Ketapang saat ini berada dalam fase pertumbuhan dan pembentukan karakter pembangunan. Karena itu, dibutuhkan fondasi yang kuat agar arah pembangunan jangka panjang dapat berjalan konsisten, terukur, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.
Bupati meminta seluruh jajaran pemerintah daerah bekerja secara aktif, inovatif, dan responsif dalam menghadapi tantangan. Setiap OPD diharapkan tidak hanya menunggu instruksi, tetapi mampu membaca persoalan, merumuskan solusi, dan mempercepat pelayanan kepada masyarakat.
Menurut Bupati Alexander Wilyo, pelayanan publik harus menjadi ukuran utama keberhasilan birokrasi. Pemerintah daerah harus mampu memastikan setiap kebijakan dan program benar-benar memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Rapat koordinasi dan konsolidasi tersebut diharapkan menghasilkan langkah nyata dalam memperbaiki layanan publik. Beberapa target yang menjadi perhatian antara lain peningkatan kualitas dan kelancaran layanan air bersih, percepatan penanganan keluhan masyarakat, pelayanan administrasi yang lebih tertib dan efisien, serta penggunaan anggaran daerah yang lebih tepat sasaran.
Selain itu, penguatan sinergi antarperangkat daerah juga diharapkan mampu mempercepat pelaksanaan program pembangunan. Dengan koordinasi yang lebih baik, manfaat pembangunan dapat dirasakan lebih merata oleh masyarakat, termasuk di wilayah kecamatan dan desa.
Bupati Alexander Wilyo dan Wakil Bupati Jamhuri Amir berharap seluruh jajaran pemerintah daerah dapat bekerja lebih terukur, cepat, dan responsif dalam menyelesaikan berbagai persoalan pelayanan publik. Evaluasi kinerja, pembenahan tata kelola, serta tindak lanjut yang jelas menjadi kunci utama dalam mendorong perbaikan pelayanan.
Dengan komitmen bersama dan semangat kolaborasi, Pemerintah Kabupaten Ketapang optimistis dapat mewujudkan pelayanan publik yang semakin baik. Pembangunan daerah harus benar-benar berdampak bagi kesejahteraan masyarakat luas.
Rapat koordinasi dan konsolidasi tersebut sekaligus menegaskan arah Pemerintah Kabupaten Ketapang dalam mewujudkan visi “Pembangunan Berkeadilan untuk Kabupaten Ketapang Maju dan Mandiri.” Melalui sinergi, evaluasi, dan kerja nyata, pelayanan publik diharapkan semakin berkualitas, pemerintahan semakin responsif, dan pembangunan semakin dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat.













