KAYONG UTARA, 4 Agustus 2026 – Selama sepekan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat, perhatian masyarakat Kalimantan Barat tertuju ke Kabupaten Kayong Utara. Momentum tersebut dimanfaatkan pemerintah daerah untuk menampilkan wajah Kayong Utara sebagai daerah yang religius, kaya sejarah, serta memiliki masyarakat yang ramah dalam menyambut tamu.
Pesan itu disampaikan Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan saat membuka MTQ XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Pantai Pulau Datuk, Sukadana, Minggu (2/8/2026). Menurutnya, Kayong Utara memiliki jejak sejarah yang penting dalam perjalanan Kalimantan Barat karena pernah menjadi pusat Kerajaan Tanjungpura yang kemudian berkembang menjadi kerajaan Islam.
“Warisan sejarah tersebut menunjukkan bahwa Kayong Utara sejak dahulu merupakan bagian penting dari peradaban yang menjunjung tinggi nilai-nilai agama, budaya, serta kehidupan yang damai dalam keberagaman,” katanya.
Menurut Norsan, warisan tersebut masih tercermin dalam kehidupan masyarakat hingga sekarang. Karena itu, ia meyakini masyarakat Kayong Utara akan memberikan pelayanan dan keramahan terbaik sehingga penyelenggaraan MTQ berlangsung lancar, sukses, serta meninggalkan kesan positif bagi seluruh peserta maupun tamu undangan.
Kepercayaan menjadi tuan rumah MTQ XXXIV disambut dengan berbagai persiapan oleh Pemerintah Kabupaten Kayong Utara. Bupati Kayong Utara Romi Wijaya menegaskan bahwa amanah tersebut dijawab melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan setiap rangkaian kegiatan berjalan dengan baik.

Pemerintah Kabupaten Kayong Utara bersama seluruh pemangku kepentingan mengerahkan sumber daya untuk mendukung kelancaran pelaksanaan MTQ. Persiapan dilakukan mulai dari penyediaan arena musabaqoh di beberapa lokasi, akomodasi bagi seluruh kafilah, sarana transportasi, pelayanan kesehatan, pengamanan, hingga penyelenggaraan kegiatan pendukung seperti Pawai Ta’aruf dan pameran.
“Dengan mengangkat tema ‘Merajut Ukhuwah, Menebar Dakwah, Membumikan Al-Qur’an di Tanah Bertuah Menuju Kalimantan Barat Semakin Berkah’ penyelenggaraan MTQ XXXIV diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi tilawah, tetapi juga memperkuat citra Kayong Utara sebagai daerah yang religius, ramah, kaya sejarah, serta mampu menjadi tuan rumah berbagai kegiatan berskala provinsi,” ujarnya.
Komitmen tersebut tercermin sejak malam pembukaan MTQ. Pawai Ta’aruf mobil hias yang melibatkan seluruh kafilah, perangkat daerah, instansi pemerintah, dan dunia usaha berlangsung meriah di sepanjang jalan utama Sukadana. Ribuan warga memadati rute pawai untuk menyambut para peserta yang menampilkan kekhasan budaya dari daerah masing-masing.
Kawasan Industri Pulau Penebang (KIPP) menjadi salah satu perusahaan yang ikut memeriahkan pawai tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap suksesnya penyelenggaraan MTQ XXXIV di Kabupaten Kayong Utara.
External Relations Manager Kawasan Industri Pulau Penebang (KIPP), Sugeng Sulistiyo, menyampaikan ucapan selamat atas terselenggaranya MTQ XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Kabupaten Kayong Utara.
“Atas nama manajemen Kawasan Industri Pulau Penebang, kami mengucapkan selamat dan sukses atas penyelenggaraan MTQ XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Kabupaten Kayong Utara. Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta semakin memperkuat citra positif Kayong Utara sebagai daerah yang religius, ramah, dan kaya akan sejarah serta budaya,” ujar Sugeng. (*)













