Kayong Utara

Penundaan Pilkades Serentak Kayong Utara 2026: Mantan Kades Nipah Kuning Siap Sosialisasi dan Jaga Keamanan

×

Penundaan Pilkades Serentak Kayong Utara 2026: Mantan Kades Nipah Kuning Siap Sosialisasi dan Jaga Keamanan

Share this article

 

PosKalbar.com – Kebijakan penundaan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak se-Kabupaten Kayong Utara yang semula dijadwalkan berlangsung pada tahun 2026 menjadi perhatian berbagai elemen masyarakat, termasuk para mantan kepala desa.

Menanggapi hal tersebut, mantan Kepala Desa Nipah Kuning, Sdr. Mursidi, menyatakan komitmennya untuk turut menyosialisasikan informasi resmi terkait penundaan Pilkades sekaligus membantu menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Desa Nipah Kuning, Kecamatan Simpang Hilir.

Dalam keterangannya, Mursidi menegaskan dirinya siap turun langsung ke tengah masyarakat guna memberikan pemahaman yang benar terkait kebijakan penundaan Pilkades serentak tersebut. Menurutnya, langkah itu penting dilakukan agar masyarakat tidak mudah terpengaruh isu yang belum tentu benar maupun informasi yang menyesatkan.

“Saya berkomitmen untuk mensosialisasikan seluruh informasi yang sah dan jelas terkait penundaan Pilkades serentak tahun 2026 ini. Hal ini penting supaya seluruh warga Desa Nipah Kuning memahami alasan dan kebijakannya, tidak terhasut isu yang menyesatkan, dan tetap tenang,” ujar Mursidi.

Selain fokus pada sosialisasi, Mursidi juga menegaskan kesiapan dirinya untuk ikut menjaga situasi keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat selama masa penundaan tahapan Pilkades berlangsung. Ia menilai pengalaman saat memimpin desa menjadi bekal penting untuk terus berkontribusi menciptakan suasana yang aman dan kondusif.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan tokoh adat untuk bersama-sama menjaga persatuan dan mendukung jalannya pemerintahan desa hingga jadwal baru pelaksanaan Pilkades resmi ditetapkan.

“Menjaga keamanan dan ketertiban adalah tanggung jawab bersama. Saya siap berdiri bersama seluruh elemen masyarakat untuk memastikan tidak ada perselisihan maupun keributan, sehingga suasana Desa Nipah Kuning tetap aman sampai pelaksanaan Pilkades kembali ditentukan waktunya,” tambahnya.

Komitmen yang disampaikan mantan kepala desa tersebut mendapat tanggapan positif dari sejumlah warga. Kehadiran tokoh masyarakat yang dinilai memiliki pengalaman dan pengaruh dianggap mampu membantu menciptakan suasana yang tetap sejuk di tengah dinamika penundaan Pilkades.

Warga berharap seluruh pihak dapat terus menjaga komunikasi yang baik dan mengedepankan kepentingan bersama demi terciptanya stabilitas sosial di lingkungan desa.

Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait belum mengumumkan jadwal terbaru pelaksanaan Pilkades serentak di Kabupaten Kayong Utara. Pemerintah daerah disebut masih melakukan kajian dan koordinasi guna menentukan waktu pelaksanaan yang tepat dengan mempertimbangkan kesiapan seluruh tahapan pelaksanaan Pilkades.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *